Konfigurasi IP Address di Debian 10


 Semua peralatan yang terhubung ke jaringan komputer membutuhkan alamat khusus yang disebut IP address, agar semua peralatan tersebut dapat terhubung satu sama lain.

Jadi fungsi IP address ini di ilustrasikan seperti nama orang, sebagai metode untuk mengenali siapa orang tersebut.

Cara Konfigurasi IP address Debian 10

1. Login ke debian dengan menggunakan user root.

2. Kemudian masuk ke konfigurasi IP address dengan mengetikkan perintah 
nano /etc/network/interfaces
3. Tambahkan konfigurasi berikut pada bagian yang paling bawah.
# The primary network interfaces
auto enp0s3
iface enp0s3 inet static
    address 192.168.10.1
    netmask 255.255.255.0

jika sudah melakukan konfigurasi, kemudian simpan dengan menekan tombol Ctrl+O dan keluar konfigurasi denang menekan tombol Ctrl+X.

4. Kemudian jangan lupa restart konfigurasi networknya dengan mengetikkan perintah 
/etc/init.d/networking restart. jika ada tulisan OK berarti sudah berhsil.
5. Cek apakah ip address sudah terkonfigurasi dengan benar. Cara cek nya dengan mengetikkan perintah ip a . Jika berhasil maka akan ada IP address yang kita masukkan tadi seperti dibawah ini.

Cara Konfigurasi IP alias

IP Alias menurut Wikipedia, 
"IP aliasing is associating more than one IP address to a network interface."

Jadi IP alias adalah menyatukan/mengasosiasikan lebih dari satu alamat IP ke dalam interface jaringan. Dalam arti sempit bahwa didalam suatu jaringan terdapat beberapa IP yang digunakan.

Hal ini sering digunakan dalam satu server yang memiliki/memuat lebih dari satu layanan. Misalnya, di dalam server terdapat layanan DNS, FTP , dan Mail. Oleh sebab itu, akan lebih mudah jika masing-masing layanan memiliki identitas/alamat IP sendiri-sendiri. Dengan adanya IP alias maka tidak perlu lagi mempergunakan/menambahkan LAN Card lagi.

1. Kembali masuk ke konfigurasi IP dengan mengetikkan perintah nano /etc/network/interfaces. Kemudian pada bagian bawah ketikkan konfigurasi ini

# The primary network interface
auto enp0s3
iface enp0s3 inet static
    address 192.168.10.1
    netmask 255.255.255.0

auto enp0s8:0
iface enp0s8:0 inet static
    address 192.168.1.1
    netmask 255.255.255.0

jika sudah melakukan konfigurasi, kemudian simpan dengan menekan tombol Ctrl+O dan keluar konfigurasi denang menekan tombol Ctrl+X.
2.  Kemudian jangan lupa restart konfigurasi networknya dengan mengetikkan perintah 
/etc/init.d/networking restart. jika ada tulisan OK berarti sudah berhsil.
3. Cek apakah ip address sudah terkonfigurasi dengan benar. Cara cek nya dengan mengetikkan perintah ip a . Jika berhasil maka akan ada IP address yang kita masukkan tadi seperti dibawah ini.

Cara Konfigurasi IP DHCP


IP DHCP berfungsi untuk mendapatkan IP secara otomatis ketika kita terhubung dengan internet dan tidak perlu mengkonfigurasinya.

Kembali ke konfigurasi IP dengan mengetikkan perintah nano /etc/network/interfaces. kemudian ketikkan konfigurasi berikut:

# The primary network interface
auto enp0s3
iface enp0s3 inet dhcp

Sekian tutorial dari saya semoga bermanfaat, dan terimakasih telah berkunjung di blog saya dan jangan lupa kunjungi terus blog saya untuk mendapatkan informasi-informasi yang lebih bagus lagi dan lebih bermanfaat.......

1 comment: